Kamis, 01 Juni 2017

Table Manner / Etika Makan


You never know will seat next to or opposite to you, could be that price charming from your latest dream.

OPENING
1. Waktu dipersilahkan masuk dari sebelah kanan kursi dan bergerak ke kiri sampe duduk di kursi yang disediakan. Pelayan akan membantu kita sampe duduk dengan sempurna.
2. Duduklah dengan tegak. Jangan duduk bersandar malas atau merosot di kursi . Jarak badan dan tepi meja kira-kira 5 jari.
3. Simpan tas, dompet, atau barang bawaan pribadi kita lainnya di belakang kursi.
4. Ambil serbet yang udah tersedia dan letakkan di pangkuan. Kalo serbet berukuran besar, lipat dua dengan bentuk persegi atau segitiga.
5. Jangan panik menghadapi sederet peralatan makan. Biasanya peralatan tersebut diatur berdasarkan urutan menu. Kuncinya: gunakan peralatan makan mulai dari urutan sebelah luar sampai ke dalam.
6. Kalo makan di restoran, kita boleh langsung menyantap makanan yang tersedia. Tapi, kalo jamuan diadakan di rumah seseorang, tunggu tuan rumah menyantap makanan pertama kali.


APPETIZER
1. Untuk appetizer, biasanya dihidangkan sup atau salad. Untuk salad, gunakan garpu dan pisang. Sedangkan untuk sup, gunakan sendok sup yang biasanya berujung bundar.
2. Sendokkan sup dengan cara menciduknya dari sisi tubuh kita ke arah luar. Ini supaya kita nggak sampe ketumpahan dan menghindari percikan.
3. Untuk sup berbentuk krim atau cairan tanpa isi, seruput melalui sisi samping sendok. Tapi kalo sup berisi sayuran atau daging, masukkan ke mulut melalui ujung depan sendok.
4. Ada sedikit perbedaan untuk cangkir sup bertelinga satu dengan yang bertelinga dua. Setelah menyendokkan beberapa kali, kita bisa langsung meminum sup tersebut. Untuk cangkir yang bertelinga satu, angkat cangkir dengan satu tangan. Sementara cangkir bertelinga dua harus diangkat dengan kedua tangan.
5. Kalo sup disediakan bersama roti sebagai pelengkap, sobek roti dengan jari tangan sebelum memakannya. Jangan gunakan pisau untuk memotongnya atau memakannya utuh.
6. Kalo pelayan berkeliling meja dan menawarkan roti di keranjang, cukup tunjuk aja roti yang kita mau, tunggu sampe pelayan meletakannya di piring kita.
7. Setelah selesai makan, letakkan sendok dalam posisi terlentang arah diagonal dari kanan bawah ke tengah piring. Tapi untuk cangkir sup, letakkan sendok di atas tatakan sebelah kanan.



MAIN COURSE
1. Pegang garpu dan pisau dengan tepat. Di tangan kiri, jepit garpu dengan jempol dan telunjuk. Lalu, tiga jari yang lain gunakan untuk menahan tangkai garpu bagian bawah. Gunakan cara yang sama untuk memegang pisau di tangan kanan.
2. Untuk main course, menu yang disajikan biasanya daging atau ikan. Ada dua gaya makan yang bisa dipilih. Pertama: gaya Amerika. Makanan dipotong kecil-kecil terlebih dahulu dengan pisau dan garpu. Potonglah yang ada paling dekat kita, baru yang lebih jauh letaknya. Setelah selesai, pisau diletakkan di tepi piring dan garpu dipindahkan ke tangan kanan untuk menyuap makanan. Yang kedua adalah gaya Eropa. Pisau tetap dipegang di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Makanan dipotong seukuran satu suap dan langsung di santap.
3. Untuk makanan daging atau ikan, garpu yang dipakai harus selalu dihadapkan ke bawah (telungkup). Tapi, kalo mau menyuapkan nasi atau makanan lain yang bentuknya kecil, boleh menyuap dengan garpu yang dihadapkan ke atas.
4. Ngobrol saat makan malam berlangsung sering terjadi karena formal dinner kan juga media buat bersosialisasi. Kalo waktu ngobrolnya panjang, letakkan garpu di atas pisau pada posisi istirahat (lihat gambar). Posisi istirahat juga berlaku kalo kita pamit ke kamar mandi.
5. Ketika akan minum, sebaiknya seka mulut dengan napkin dulu untuk menghindari gelas berminyak akibat makanan yang menempel di mulut.
6. Selesai makan, garpu diletakkan di sebelah kiri pisau secara berdampingan. Posisi garpu telentang dan bagian sisi tajam pisau menghadap ke dalam.

DESSERT
1. Untuk alat makan dessert, perhatikan sendok dan garpu kecil yang disediakan sejajar dan ujungnya saling berlawanan.
2. Kalo dessert yang disediakan berkuah seperti pudding ber-vla, kita bisa menyendokan kuahnya sama seperti cara menyendok sup dari arah badan ke depan. Dessert buah yang dipotong-potong kecil, dimakan dengan menggunakan garpu kecilnya.
3. Teh dan kopi biasanya dihidangkan setelah dessert lengkap dengan peralatannya. Jangan gunakan sendok untuk menyeruput minuman. Sendok yang tersedia hanya untuk mengaduk.
5. Untuk meminumnya, angkat gelas mendekati mulut. Tinggalkan sendok pengaduk di tatakannya.


DO’S
Mengangkat makanan mendekati mulut kita, bukan mulut kita yang menunduk menghampiri makanan.
Mengaduk-aduk sup secara perlahan untuk mengurangi panasnya.
Meminimalkan suara bunyi peralatan makan yang beradu.
Sebisa mungkin nggak meninggalkan noda, kayak lipstik di serbet atau gelas. Kalo lipstik terlanjur menempel di mulut gelas, bersihkan noda dengan jempol tangan secara terselubung.
Ramah dan sopan, terutama dengan tamu disebelah kiri karena tamu di sebelah kiri kita adalah tamu yang wajib kita entertain.
Kalo kita nggak suka main course-nya, potong kecil-kecil hidangan tersebut, seolah-olah kita menikmatinya. Lalu, kumpulkan lagi di tengah-tengah piring waktu main course usai.
Mengumpulkan sisa makanan yang nggak habis di tengah piring, lalu meletakan garpu dan pisau dalam posisi selesai.
Melepaskan daging dari tusukannya untuk menu sate.

DONT’S
Meletakan serbet di dada. meletakan tas, kunci atau handphone di atas meja makan.
Menggunakan serbet untuk mengelap peralatan makan, keringat, atau hidung.
Mengembangkan siku dan meletakan lengan di atas meja.
Meniup makanan yang panas supaya cepat dingin.
Menghirup makanan berkuah.
Menunjuk teman ngobrol dengan pisau, sendok, atau garpu saat makan.
Berkumur sebelum minum.
Bersendawa, bersiul, dan bersenandung. It’s a big No!
Meletakan serbet di atas meja sebelum formal dinner.
Mencungkil kotoran yang menempel di gigi. Lebih baik izin ke kamar mandi dulu ya.

Sc: Gogirlmagz.com on Line Today, 2017.
Pict 1: finedininglovers.cdn.crosscast-system.com
Pict 2: d2klylognp0re.cloudfront.net
Pict 3: tumblr.com
Pict 4: pinimg.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar